Loading Posts...

Percaya Atau Tidak, 1 Dari 5 Gangguan Psikologis Ini Pasti Pernah Kamu Derita

  1. Eccedentesiast
    Eccedentesiast si senyum palsu. Kamu yang selalu tersenyum meski sebenarnya menangis bisa-bisa sebenarnya terkena gangguan psikologis ini! Anehnya, seorang Eccedentesiast adalah penghibur yang sangat baik. Dia cenderung bisa menyelesaikan masalah kecil orang lain tapi justru tidak bisa mencari jalan keluar untuk masalahnya sendiri. Duh, sesekali terlihat menangis juga bukan hal yang buruk kok!
    Eccedentesiast akan tersenyum untuk menyembunyikan banyak hal seperti rasa depresi, kejadian traumatis yang dialami, kesedihan bahkan luka dihatinya. Eccedentesiast sendiri selalu bersembunyi dibalik topeng senyumannya, lalu apakah seseorang eccedentesiast pantas disebut orang yang munafik? maka jawabannya adalah tidak, karena pada dasarnya seorang eccedentesiast adalah seseorang dengan pribadi yang kuat dan tegar disaat dunia menjauhinya, ia selalu tersenyum. seorang eccedentesiast jauh dari kata kemunafikan, bahkan orang yang pembohong.
    Orang dengan eccedentsiast akan selalu terlihat ceria dan berusaha merasa bai-baik saja, mandiri selalu mencoba melakukan segala hal sendiri, mereka bahagia dengan melakukan hal-hal yang mereka sukai, dalam beberapa situasi mereka juga tidak bisa menyembunyika kesedihan mereka Apakah kamu termasuk eccedentesiast?
  2. Erotomania
    Seseorang yang merasa orang lain menyukai dirinya tapi sebenarnya cuma ilusi semata. Inget ya, jangan cuma karena jomblo kamu kepedean berlebihan kayak gini. Biasanya pengidap erotomania adalah kaum wanita tapi laki-laki juga tidak menutup kemungkinan mengidap gangguan ini. Erotomania ini bisa sampai melakukan hal ekstrem seperti menguntit pujaan hati yang dikira menyukainya itu. Mereka juga berani untuk berbohong serta memanipulasi bahkan melakukan tindakan kekerasan.
  3. Body Dismorphic Disorder (BDD)
    Ketika seseorang merasa kalau tubuhnya tidak ideal, merasa gemuk padahal kurus dan prasangka negatif dan malu tentang bentuk tubuhnya sendiri. Kamu yang suka membanding-bandingkan tubuhmu dengan tubuh orang lain berpotensi kena gangguan psikologis ini loh!
    Misalnya, “Aduh, kenapa ya payudaraku tidak besar?” atau “Hidungku kenapa bisa bentuknya kayak gini ya?” Apapun yang berhubungan dengan enggak pedenya kita dengan penampilan sehari-hari. Kita enggak bisa berhenti terobesesi supaya tampil sempurna setiap hari. Orang yang punya masalah BDD bisa menghabiskan banyak uang atau waktu cuma untuk memperbaiki kekurangan mereka tapi enggak pernah merasa puas. BDD juga bisa merasa depresi kalau terjadi sesuatu pada penampilan mereka. Misalnya gara-gara jerawat kita malu keluar rumah atau bertemu dengan orang lain.
  4. Clinomania
    Merasa kalau kasur terlalu posesif sampai tidak mengizinkanmu untuk pergi ke mana-mana. Kalau kamu merasa terlalu cinta pada kasur, bantal dan selimut, hati-hati itu tandanya kamu terkena Climomania atau obsesi tidur!
    Clinomania terdiri dari dua kata yaitu clin dan mania. Clin sendiri berasal dari bahasa Yunani yang berarti “tempat tidur” dan mania berarti “kecanduan” atau “terobsesi”. Jadi, clinomania adalah terobsesi pada tempat tidur yaitu ingin selalu berada di atas kasur atau ranjang. Obsesi pada tempat tidur tidak berarti seseorang selalu tidur, tapi ia selalu ingin berada di tempat tidur walaupun sambil melakukan pekerjaan.
  5. Narcissistic Personality Disorder (NPD)
    Anda gemar ngaca atau foto-foto diri sendiri dengan gaya yang pede (selfie) mungkin anda salah satu penderita gangguan mental Naricisstic Personality Disorder (NPD). Orang dengan gangguan kepribadian narsistik umumnya percaya bahwa dunia berputar di sekitar mereka. Kondisi ini ditandai dengan kurangnya kemampuan untuk berempati dengan orang lain dan keinginan untuk tetap fokus pada diri mereka sendiri setiap saat.
    Narcissistic merasa dirinya adalah makhluk sempurna yang tiada duanya dan mencintai dirinya secara berlebihan sampai sulit menghargai perasaan orang lain. Kalau kamu merasa selalu dikagumi oleh semua orang dan menganggap itu sebagai kebutuhan, jangan-jangan kamu sudah mendekati gangguan kepribadian ini. Hati-hati, penderita gangguan ini kemungkinan besar jadi psikopat lhoo.

Bagikan Akreditasi Kampus anda di Medsos

Leave a Comment