Loading Posts...

Kamu Selalu Merasa Lelah? Kenali Penyebabnya

  1. Dehidrasi
    Studi menunjukkan kurangnya minum air putih mampu membuatmu mudah lelah. Berdasarkan hasil sebuah riset, berkurangnya kandungan air 1,5 persen di tubuh kita mampu membuat seseorang susah berkonsentrasi. Darah menjadi lebih tebal dan memperlambat peredaran oksigen dan nutrisi ke dalam tubuh kita, khususnya otot dan organ. Untuk lebih mudah apakah tubuhmu membutuhkan air atau tidak, coba perhatikan warna air kencingmu.
  2. Kurang Istirahat
    Umumnya orang dewasa membutuhkan waktu tujuh hingga delapan jam sehari untuk tidur. Apabila kamu mengantuk berat saat beraktivitas, bisa jadi karena kualitas dan kuantitas tidur kamu menurun. Hati-hati, karena kurang tidur bisa berakibat buruk pada kesehatan dan konsentrasi kamu. Sepertinya memang alasan yang klasik tetapi tidak bisa dipungkiri ini merupakan hal yang sering diabaikan. Ketika tubuh meminta haknya untuk beristirahat akan tetapi pekerjaan belum selesai disitulah awal permasalahan terjadi. Jika terjadi sekali dua kali mungkin tidak akan berpengaruh, akan tetapi jika terjadi berulang ulang tentunya berdampak tidak baik bagi kesehatan.
  3. Anemia
    Anemia merupakan penyebab utama kelelahan. Paling sering dialami oleh wanita karena mengalami menstruasi. Mengeluarkan darah selama menstruasi dapat menyebabkan kekurangan zat besi. Sel-sel darah merah sangat diperlukan tubuh karena mereka membawa oksigen ke jaringan dan organ. Cara mengatasinya: anemia biasa disebabkan kurangnya zat besi. Ada baiknya kamu mengakali dengan minum suplemen zat besi dan makan makanan yang kaya zat besi, seperti daging, hati, kerang, kacang-kacangan, dan sereal yang diperkaya zat besi.
  4. Kurang Olahraga
    Kamu mungkin merasa sangat malas berolahraga atau bergerak aktif jika merasa lelah. Namun, banyak penelitian menemukan bahwa aktivitas fisik justru benar-benar dapat meningkatkan level energi. Menurut seorang profesor dan pakar fisiologi olahraga, olahraga justru dapat meningkatkan semangat, kepercayaan diri, efektivitas dalam bekerja, dan kualitas kesehatan secara menyeluruh. Sekadar berjalan kaki selama 15 menit pun dapat bermanfaat mengatasi lelah. Tingkatkan aktivitas secara bertahap hingga menjadi 2,5 jam per minggu. Misalnya dengan bersepeda atau berenang tiap minggu.
  5. Kurang Zat Besi
    Pada siklus biologis kaum wanita, seperti menstruasi setiap bulan, atau sedang hamil dan menyusui, menyebabkan wanita rentan mengalami anemia. Penyakit ini disebabkan oleh kekurangan zat besi, dengan gejala seperti cepat capek, lemas, pucat dan jantung berdetak cepat. Tubuh perlu cukup zat besi untuk memproduksi sel darah merah yang akan membawa oksigen ke seluruh tubuh. Tanpa zat besi, anda akan terus-menerus merasa letih. Tips: Jika mengalami gejala seperti disebut di atas, kamu dianjurkan melakukan diet seimbang, baik dari segi protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral. Jika kamu seorang vegetarian, penuhi kebutuhan zat besi dari kacang-kacangan, kedelai dsb.
  6. Stres
    Banyak orang mengeluh sering letih. Namun setelah dites, ternyata mereka tidak kekurangan nutrisi atau punya penyaki tertentu. Setelah diperiksa lebih lanjut, akhirnya terdiagnosis mengalami depresi. Jika kamu kekurangan motivasi, tidak punya gairah untuk melakukan sesuatu, dan berat badan naik turun secara fluktuatif, bisa jadi ini gejala-gejala depresi yang perlu diwaspadai. Tips: Ketika kamu mengalami stres, energi yang dibakar setara dengan orang yang bekerja berat atau sedang menjalani ujian. Itu sebabnya, orang yang depresi sering merasa lelah. Ada anggapan, aktifitas fisik yang berat menguras banyak energi. Padahal, pikiran pun bisa memakan energi yang tak kalah besar. Karena itu, depresi harus segera ditangani. Mulailah untuk selalu berpikir posifit, agar tidak mudah sres.

Bagikan Akreditasi Kampus anda di Medsos

Leave a Comment