Loading Posts...

Hati-hati dengan 7 Makanan Ini Karena Berbahaya

  1. Ikan Kembung (Pufferfish)
    Ikan Kembung yang mampu menggembungkan tubuhnya ini mengandung tetrodotoxin. Senyawa ini ternyata bersifat sangat mematikan. Racun dari ikan ini bekerja dengan cara melumpuhkan syaraf dan membuat sesak nafas. Tidak mustahil, proses kematian juga akan sangat perlahan dan menyakitkan. Tapi syukurlah, kini di Jepang, ikan kembung telah bisa kita rasakan kenikmatannya dengan bantuan koki ahli yang telah berpengalaman. Mereka menggunakan trik khusus agar senyawa ini tidak membahayakan.
  2. Sannakji
    Sannakji adalah makanan khas Korea. Makanan ini berupa gurita muda yang berukuran kecil hingga sedang lalu disajikan dengan wijen dan bumbu-bumbu sederhana. Meski sudah dipotong, tentakel gurita masih bisa bergerak dan aktif menggeliat. Nah ternyata, makanan ini juga cukup mematikan. Tentakelnya yang masih menggeliat hidup jika tidak dikunyah dengan benar, maka bisa menyedot tenggorokan dan membuatmu tersedak hingga menyebabkan kematian.
  3. Casu Marzu
    Salah satu makanan paling menjijikkan di dunia dan juga merupakan makanan yang berbahaya. Casu Marzu merupakan makanan berupa keju yang dibiarkan untuk dihinggapi lalat. Lalat tersebut kemudian akan bertelur di permukaan keju hingga menjadi belatung yang kemudian hidup dengan memakan keju menyebabkan apa yang kita kenal sebagai fermentasi. Secara legal makanan ini telah dilarang di Eropa namun tetap dapat dijumpai dalam jumlah relatif kecil. Alasan mengapa makanan ini dapat sangat berbahaya adalah karena apabila kamu memakan belatung yang terdapat di keju ini maka dalam kondisi fatal dapat mengakibatkan lubang di organ tubuh kamu. Belatung ini juga dapat meloncat setinggi 15 cm, sehingga dianjurkan untuk memakai penutup mata atau belatung ini akan meloncat ke dalam mata kamu.
  4. Biji Cherry
    Dibalik tampilan cantik dan rasa manis, konsumsi cherry bisa bahayakan manusia karena bijinya. “Buang biji cherry karena mengandung senyawa hidrogen sianida yang beracun,” ujar Dr. Kantor. Senyawa sama juga terkandung pada buah dengan biji batu seperti peach, plum dan apricot. Tapi jangan langsung panik karena meskipun biji cherry beracun, seseorang harus makan ratusan biji cherry dulu sebelum efek konsumsinya mematikan. Menurut National Institute of Health, batas konsumsi hidrogen sianida per hari yang belum membahayakan kesehatan adalah 703 mg. Hal ini setara dengan ratusan biji cherry.
  5. Kerang Mentah
    Mulai sekarang jangan lagi mengkonsumsi kerang mentah. Karena, studi menyebutkan bahwa bakteri-bakteri jahat pada kulit dan tempurung kerang bisa menimbulkan alergi yang mematikan. Jadi, dalam arti lain, mengelola kerang dengan cara dimasak adalah cara yang paling aman.
  6. Bullfrog
    Katak besar yang disebut dengan katak lembu. Untuk ukuran katak, bullfrog ini seperti raksasa. Orang-orang Afrika memakan seluruh bagian katak ini. Padahal, biasanya orang memakan katak hanya kakinya saja. Meskipun digemari di Afrika, tapi katak ini sangat beracun. Katak ini mengandung berbagai zat beracun di tubuhnya. Orang-orang Afrika punya aturannya sendiri. Mereka tidak akan memakan katak jenis muda jenis ini. Katak muda ini yang paling mematikan. Karena, katak-katak ini membawa racun yang sangat berbahaya, hingga mengakibatkan gagal ginjal.
  7. Murbei
    Buah yang cantik ini ternyata memiliki racun yang berhubungan dengan sianida dimana dapat ditemukan pada daun, tangkai, serta benihnya. Seperti yang diketahui sianida adalah salah satu zat yang berbahaya dan mematikan. Lebih banyak dikonsumsi di Erop, hanya berry matang yang dapat di konsumsi secara aman. Jika belum matang akan membuat perut kalian mules dan diare. Jika sudah terjadi demikian, segeralah banyak minum air putih dan berkonsultasi ke dokter. Buah Murbei tidak disarankan untuk penderita penyakit maag. Pasalnya buah ini akan cepat menaikkan asam lambung.

Bagikan Akreditasi Kampus anda di Medsos

Leave a Comment